Ketika lu ngobrol sama orang lain dan disaat itu lu ngerasa kurang dalam skill komunikasi, tentu itu bakal ngebuat dirilu merasa insecure apalagi kalau ga tau apa-apa. Terkadang gua juga ngerasain hal yang sama, kayak mau ngomong aj susah nya minta ampun. Entah karena terlalu takut salah atau terlalu memikirkan bagaimana pandangan orang lain ke gua. Gua juga dalam beberapa momen, ngerasa kalo gua cuma ngobrol pas waktu di notice aja. Bukan yang kayak orang lain bisa langsung mengungkapkan apa yang mereka pikirkan disaat lawan bicara menyampaikan dengan seluwes itu.
Gua ngerasa muak gitu ya, kok gua ga bisa nyambung sama mereka. Apa gue nya aja yang kurang jauh mainnya atau kurang wawasan. Namun, ada satu hal yang gue sadari dalam komunikasi supaya bisa lebih ngalir, yakni dengan memberikan hal yang kita punya ke pada mereka.
Hal disini bukan berarti tentang semua yang berhungan dengan meterial ya. Dengan kehadiran kita disisi orang lain yang mungkin sedang merasa harinya lagi tidak baik-baik saja itu bisa membuat mereka punya keberanian untuk mengungkapkan apa yang mereka rasakan. Walaupun begitu, ga semua orang mau menganggap kita bisa dijadikan tempat yang aman untuk berbicara.
Hal yang perlu diingat, bahwa kita sebagai manusia yang punya emosi juga butuh mereka untuk ada disisi kita ketika di kondisi yang ga tau lagi kemana kita harus bercerita. Tetapi jangan sampai ketergantungan ya. Maksudnya jangan hanya menjadikan teman ngobrol kamu atau orang lain yang justru hanya sebagai wadah untuk curhatan kamu yang ga kelar-kelar itu karena bisa jadi diantara mereka juga sedang menjalani hari yang tidak baik-baik saja.
Membangun komunikasi berarti juga membangun hubungan dan keberadaan kita dengan orang lain. Dengan membagikan hal yang kita punya, seperti pengalaman lama, cerita asbun, dan sekedar mendengarkan apa yang mereka ceritakan juga sangat membantu dalam membentuk kedekatan diantara keduanya. Kadang masih saja ada orang yang terlalu banyak mikir, kalau nanti aku ngomong gini dia bakal skeptis ga ya sama aku?, aku bakal di cap aneh dan buruk ga ya? dan masih banyak hal lagi membuat skill komunikasi kita tidak akan pernah maju karena tidak ingin mencoba.
Simple saja tapi tidak semua orang bisa untuk lakukan, rasakan dengan tulus dan hargai setiap orang dalam proses berkomunikasi. Jujur dan sampaikan apapun itu baik yang kamu tidak suka atau sukai tentang orang itu. Katakan dengan pilihan kata terbaik dan beri tahu tanpa menyakiti hatinya secara langsung agar bisa menjadi intropeksi bagi lawan komunikasi kamu.
Memuji itu penting dan boleh-boleh saja, lebih baik lagi disertai alasan yang kuat serta relevan yang dirasakan lawan bicaramu. Beberapa diantara mereka ada yang tidak merasa nyaman jika pujian itu dirasa tidak sesuai dengan mereka atau justru itu akan membuat mereka menjadi lebih bereskpektasi tinggi terhadap kamu. Pujian itu bagus, tetapi jika berlebihan itu juga tidak baik.
Dengarkan dan sampaikan hal yang kamu ingi berikan dengan tulus, terkadang ada waktu yang tepat untuk kamu berbicara dan kapan harus mendengarkan. Kamu hanya bisa mengetahui itu semua jika sudah terbiasa dalam berkomunikasi dan terus mencari-cari kekurangan lu serta memperbaikinya agar ga ngestuck di situ-situ aja.
Terus lah berjuang dan berani untuk merubah diri menjadi lebih baik. Gunakan hati, perasaan, dan ketulusan untuk bisa merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain.


Tidak ada komentar: