Cerpen Detektif Nal

 "Kejahatan apapun pasti akan meninggalkan jejak lalu kemudian terungkap"

Tepat pukul 23.00 dini hari, seorang tak dikenal berhasil membobol bank Internasional Lois. Perampok licik itu sungguh cerdik, bahkan tidak ada yang menyadari telah terjadi pencurian di Bank tersebut. Anehnya penjaga di saat itu tidak mengetahui tentang pencurian yang berlangsung. Direktur Bank menelepon Kepolisian, kemudian mereka datang dan langsung memulai pengecekan.  Malam pun berlalu, setelah polisi melakukan berbagai penyelidikan untuk menemukan perampok tersebut. Mereka tak mendapatkan apapun melainkan hanya sebuah hasil yang nihil, sebab bagaimana bisa pencuri masuk tanpa merusak pintu atau apapun pada bagian brankas vault. Bahkan keamanan brankas sudah bisa dikategorikan sangat ketat, dengan menggunakan teknologi identifikasi sidik jari dan retina mata yang telah mutakhir. Perampok cerdik itu juga berhasil meretas CCTV selama pencurian beraksi, sehingga membuat penjaga menganggap CCTV mengalami eror bukan diretas. Ditengah kerumitan ini Inspektur Roman memanggil kenalan nya yang dianggap mampu membantu penyelidikan ini, dialah Detektif Nal, seseorang yang bergerak dibidang Detektif Swasta.

Tepat dipagi hari, Detektif  Nal datang dengan seorang temannya bernama Lex, ia lalu pergi menemui inspektur Roman maupun Direktur Bank dan bertanya secara detail, terkait kasus yang harus diselesaikannya. Direktur itu mengatakan bahwa "Semalam terjadi perampokan, pihak kepolisian sangat kesulitan untuk mengungkapkan kasus ini, sebab mereka tak menemukan jejak apapun, akan tetapi melalui CCTV jalanan, mereka mendapati sebuah mobil hitam tanpa plat melaju dari arah Bank,  lalu menghilang entah kemana, dan ditambah lagi pada brankas seperti tidak ditemukan indikasi adanya aktivitas perampokan telah terjadi. Kerugian yang ditaksir oleh bank ialah 650 Batang Emas” Setelah menggali berbagai informasi Detektif Nal memulai penyelidikan nya, dalam memulai penyelidikan nya ia berjalan perlahan dan memperhatikan dengan teliti setiap sudut, celah, tempat serta ruangan yang dilalui.

Hingga tibalah ia didepan Gudang brankas, yang nanti akan mengarahkan mereka menuju Vault bawah tanah, disitu Direktur menunjukan keamanan yang ketat perlu dilewati untuk memasukinya.

Detektif Nal mengamati dengan baik hingga pintu berangkas terbuka. la meminta hanya dirinya dan Lex yang melakukan penyelidikan. Sebelum itu, ia menganalisa bagaimana seseorang bisa masuk, jika bukan karena memiliki sempel sidik jari, juga retina mata milik Direktur. Lalu dengan perlahan ia berjalan dan melihat lebih dalam setiap sisi maupun ruangan. Beberapa saat kemudian Detektif Nal tak sengaja menemukan sehelai rambut wanita di penyimpanan bawah tanah, ia berspekulasi bahwa wanita ini lah yang mengetahui jalan menuju ruangan ini, dan benar saja setelah ia meraba-raba ke arah tembok disekitar sehelai rambut itu ditemukan. Detektif Nal merasa ada yang janggal pada salah satu dinding berangkas nya, sebab Yang ia raba seperti sebuah dinding Alumunium tipis yang padahal penyimpanan bawah tanah sepenuhnya terbuat dari Besi atau Baja.

Detektif Nal kemudian memanggil Lex untuk membawa mesin pemotong dan membongkar Dinding tersebut, ternyata dibalik dinding itulah sebuah terowongan keluar dibuat. Sebelum ia lanjut menelusuri terowongan itu, dia memanggil direktur, untuk mencari tau sesuatu. Direktur pun tiba dengan sangat terkejut bagaimana bisa ada sebuah terowongan didalam Penyimpanan bawah tanah pada Bank nya. Detektif Nal pun mulai angkat bicara dan bertanya "Apakah kamu memiliki seseorang yang kamu percayakan tentang ruangan ini" Tentu saja, aku mempercayakan ruangan ini pada seorang Manager wanita yang telah bekerja 7 tahun bersamaku" Kata si Direktur, Detektif Nal lanjut bertanya "Apakah managermu juga sering mengendarai mobil ketika bekerja?" Direktur pun menjawab " Dia biasanya selalu menggunakan motor dan terkadang jalan kaki" Detektif Nal lalu meminta foto si Manager, ia kemudian pergi menelusuri terowongan tersebut. Namun hingga sampai dipenghujung, dia bertemu dengan sebuah tangga yang mengarah ke atas. Dan saat tiba diatas terowongan, ternyata lubang terletak ditepi jalan, hal tersebut telah sesuai dengan perkirannya, bahwa CCTV yang diperlihatkan oleh Polisi itu.

Berkaitan dengan terowongan tadi, dimana Mobil tersebut sudah menanti di atas tempat ini. Dia juga melakukan identifikasi "Bagaimana bisa seorang wanita begitu kuat membawa banyak emas, dan ditambah lagi si Manager wanita tidak pernah menggunakan mobil untuk Pergi ke Kantor (alias tidak bisa mengendarai mobil). Berarti ada kemungkinan terdapat pelaku lain dengan identitas Pria yang ikut bekerjasama dengannya" Detektif Nal kemudian menyuruh Lex agar segera mecarikan kendaraan untuknya, ia mengatakan kepada Lex bahwa akan menjelaskan diperjalanan nanti. 

Didalam mobil, Detektif Nal menelepon inspektur untuk mengecek Setiap Toko emas yang ada di kota Lois, dan meminta beberapa anak buahnya untuk datang ke Bandara Internasional Lois. Lex temannya yang kebingunganpun menanyakan apa yang terjadi?, Detektif Nal menjelaskan "Pencurian itu terjadi tadi Malam dan sang perampok begitu banyak membawa emas, Maka mestinya dalam semalam ia harus bisa menukar kan emas tersebut di toko emas ataupun tempat pelelangan dalam bentuk uang agar bisa kabur dari kota, sebab jika membawanya langsung ke bandara, pasti akan dicurigai. Setelah itu, pagi ini tidak mungkin mereka akan membawa segepok uang dengan tas besar, maka sudah dipastikan akan membelanjakan beberapa perhiasan dan pakaian mahal di Mall, lalu pergi untuk dibawa bersama para pencuri itu kabur dari kota Lois. Sehingga dalam kasus ini, perampok itu akan pergi dan berangkat dari bandara pada siang dini hari" Detektif Nal melanjutkan pernyataannya "Aku telah mengecek melalui situs Bandara Lois, tadi pagi bandara mengalami signal outage sehingga penerbangan di delay sementara hingga optimal baru lah penerbangan dilanjutkan, lalu pesawat selanjutnya akan terbang Pukul 12.00 tepat siang hari, yang artinya hanya tersisa 1 jam saja untuk mengejar pencuri itu sebelum pergi jauh" Beberapa selang kemudian inspektur menelpon dan memberitahukan bahwa mereka telah menemukan sebagian besar emas yang telah dijual para perampok.

Detektif Nal meminta inspektur untuk segera ke Bandara sekarang juga. Singkat cerita melewati perjalanan dengan ngebut, Detektif Nal dan Lex turun lalu bergegas masuk ke bandara, di dalam bandara ia begitu kesusahan untuk memburu pencuri itu, karena banyak sekali manusia yang berlalu-lalang. Tapi Detektif ini sungguh cerdik, ia melihat dan memperkirakan jam yang menunjukan pukul 11.35 dan meyimpulkan pasti si pencuri berada di ruang tunggu untuk pesawat selanjutnya. Detektif Nal kemudian membawa polisi yang terlebih dahulu sampai, untuk melewati penjagaan Bandara agar terlihat lebih meyakinkan. Setelah berhasil dan diizinkan, Detektif Nal bersegera untuk mencari keruang tunggu, tampak dari kejauhan ia melihat wanita Manager dengan tiga orang pria diduga komplotan pencuri sedang duduk bersamanya.

Perlahan Detektif Nal dan Lex  mendekat, seketika mereka pun langsung menyergap si wanita manager tersebut. Tiga orang pria itu mencoba melakukan perlawanan, akan tetapi mereka tak bisa berkutik sebab polisi telah mengancam mereka dengan bilah pistol "Jangan bergerak". Si Manager wanita berusaha mencoba tuk membela dirinya, dengan menanyakan "bukti apa yang menunjukan bahwa ia telah mencuri emas". Detektif Nal pun tersenyum, "bagaimana bisa kamu tau jika kami menangkapmu karena sebuah Batang emas. Padahal dari tadi aku belum mengatakan sepatah katapun". Setelahnya, Dengan tiba-tiba Inspektur Roman datang kemudian membawa tas dari bagasi yang berisi Uang dan atribut curian lainnya. Terlebih lagi Detektif Nal mengenal salah satu pencuri tersebut merupakan penjaga CCTV tadi pagi yang dirinya temui. Maka sudah dipastikan petugas itulah yang membantu peretasan. Komplotan itupun dihukum penjara seumur hidup dan dijerat ganti rugi terhadap Bank Lois. Kini Detektif Nal pun berhasil menuntaskan misi peyelidikan ini.

Cerpen Detektif Nal Cerpen Detektif Nal Reviewed by Halim R on Januari 05, 2026 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.