Aku memang orang yang belum berkompeten, tetapi aku punya keinginan besar untuk teus belajar. Aku ingin bertahan dan aku ingin berhasil keluar dari tekanan. Waktu itu aku mengalisa usia anak dengan kondisi sudah bisa jalan dan berlari sana-sini. Posisinya aku dan kawanku sama-sama menebak usia anak tersebut. Aku menebak 3,5 tahun dan kawanku 5 tahun, sementara itu ada kawan-kawan ku yang lain menyahut 4 tahun. Benar saja ternyata anak tersebut berumur 5 tahun disitu aku merasa bodoh banget sebagai seorang anak yang mempunyai keinginan untuk masuk kedokteran. Aku menggap analisaku sangat jelek, bahkan untuk hal yang sederhana saja aku salah.
Disini aku sadar satu hal, bisa jadi pengalaman kawanku lebih banyak atau sering berinteraksi dengan anak kecil atau bisa juga dia lebih pintar dari pada aku. Jujur ini mengganggu diriku sehingga aku mengganggap diriku tidak layak menjadi sorang dokter. Namun, kenapa aku bisa berpikir secetek itu ya? Menjadi seorang dokter bukan hanya soal mempertanyakna umur dan menebak angka, bahkan sering kali dokter dirumah sakit mempertanyakan usia pasien nya agar lebih pasti.
Aku memang lemah dalam menganalisis untuk saat ini dan aku bukan orang yang sempurna untuk tau segalanya. Diriku hanya orang yang inign belajar menjadi sorang dokter dan berharap ilmu yang aku dapatkan bisa berguna untuk orang-orang di sekitarku. Jika orang bilang "masa calon dokter kok gitu ga tau usia anak-anak" " calon dokter jawab nya asal nebak" " calon dokter kok ga kompeten" "jujur itu memang sangat amat meyakitkan, tetapi yang perlu diingat bahwa hidup adalah proses belajar. Mencari tahu dan terus mencoba tidak apa jika kita jatuh dan gagal.
Suka tidak suka akan selalu ada pikiran dan tuntutan dari luar untuk membuat kita seolah-olah sedang bersaing dengan yang lain, siklus beroda dimana akan ada yang kalah dan menang. Satu hal yang perlu kamu ingat biarkan saja itu berjalan sesuai dengan sistem nya, tetapi kamu sebagai pemeran yang bisa meentukan apakah kamu menjadi bagian dari sistem. Lakukan apapun yang ingin kamu lakukan selagitu itu baik untukmu dan orang-orang disekitarmu. Setelah itu pergila dengan tenang


Tidak ada komentar: